Koordinasi Program dengan BPBD Pacitan

Bertempat di kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pacitan konsorsium Penguatan Desa Tangguh Covid (PDTC) yang di pimpin oleh Asosiasi untuk Demokrasi dan Kesejahteraan Sosial (ADEMOS) bersama dengan Atmawidya Alterasi Indonesia (AAI) dan Association of Resiliency Movement (ARM), melalukan koordinasi dengan para pihak di Kabupaten Pacitan. Rencana pertemuan dengan Bupati Pacitan, namun karena sesuatu hal bersamaan dengan kegiatan dinas Bupati, rekomendasi kepada Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Pacitan.
Langsung diterima Erwin Andriatmoko (Kalak BPBD Kabupaten Pacitan) bersama Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagan, Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik, Kepala Seksi Rehabilitasi dan Rekontruksi dan Sekretaris BPBD Kabupaten Pacitan. Tujuan dari kegiatan ini adalah silaturahmi dan perkenalan bahwa konsorsium yang dipimpin oleh ADEMOS mulai dari bulan Februari hinggal Oktober 2022, akan menjalankan Program Memperkuat Desa dalam Pengurangan Risko Bencana (PRB) dan Pemulihan Dampak Covid-19 di Kabupaten Pacitan dan Pasuruan, setelah sebelumnya memalui tahap pengajuan proposal kepada SIAP SIAGA yang menjadi Lembaga pengelola program dari Pemerintah Australia untuk Pemerintah Indonesia.
M. Kundhori ketua ADEMOS Indonesia menyampaikan bahwa ada 3 outcome dari program ini, antara lain Kesehatan (sentra vaksin, layanan mobile clinic, kelompok Tangguh), Ekonomi (usaha produksi rakyat, UMKM), Advokasi dalam penganggaran APBD dengan melibatkan kelompok rentan dan marginal.
Kalak BPBD Pacitan menyambut dengan baik dan mendukung atas rencana program PRB dan Pemulihan Dampak Covid-19 yang dipimpin ADEMOS, mewakili Bupati Pacitan yang mendisposisi surat kepada BPBD Pacitan untuk menerima tim Konsorsium PDTC menambahkan bahwa di Kabupaten Pacitan termasuk kerawana bencana tipe B, dimana memilik pengalaman dan ancaman bencana seperti gempa bumi, banjir, tanah longsor, tsunami, kekeringan dan kejadian luar biasa demam berdarah.
Ditambahkan pula bahwa 3 desa yang menjadi sasaran program yakni Widoro, Semanten dan Nanggungan sudah masuk rencana sebagai desa penyanggah bagi desa lain jika terjadi bencana alam, oleh karena itu apa yang dibawa konsorsium ini saling berhubungan sehingga harapannya Kabupaten Pacitan semakin lebih Tangguh selain itu bisa berhasil dan bisa menjadi contoh bagi desa lainnya.

Posted in Berita and tagged , .

Leave a Reply

Your email address will not be published.