Pelatihan Assessment di Sangkrah

Masih dalam rangkaian peningkatan kapasitas warga kampung Sangkrah Solo, Kampungnesia, Rumah Baca sangkrah dan Association of Resiliency Movement melaksanakan kegiatan workshop dan pelatihan guna kesiapsiagaan bencana berbasis masyarakat yang kita sebut dengan kampung tangguh bencana, materi kali ini yang dipelajari adalah Assessment, dengan sebelumnya telah diberikan materi tentang Manajemen Bencana dan Posko, dan Pertolongan pertama dan Korban Banyak.

Assessment adalah identifikasi dan analisa atas sebuah situasi tertentu dan solusi-solusi yang diusulkan, untuk menjadi landasan bagi sebuah proyek, program, atau kegiatan. Tujuan Assessment adalah untuk mengidentifikasi dampak suatu bencana/kejadian/konflik, mengumpulkan informasi dasar, mengidentifikasi kelompok yang paling rentan di antara para korban, upaya mengobservasi situasi sekarang – apa yang berubah – dinamika situasi di lapangan, mengidentifikasi kemampuan respons pemerintah / LSM / organisasi keagamaan , serta mengidentifikasi jenis bantuan yang dibutuhkan.

 

Dari hasis assessment ini diharapkan di kampung memiliki data terkait warga yang ada dikampung tersebut, dari data tersebut dapat digunakan untuk identifikasi kelompok paling rentan, sehingga dalam upaya pengurangan risiko, sudah disiagakan segala sesuatu untuk para kelompok rentan. Kelompok rentan dalam bencana terdiri dari perempuan, ibu hamil, balita, lansia dan difabel.

 

Selain digunakan identifikasi kelompok rentan,data hasil assessment bisa juga untuk membuat atau merencanakan aktifitas pengurangan risiko, misalnya terkait data bangunan yang ada di kampung ada yang mengandung risiko ancaman, sehingga bisa menjadi sebuah rekomendasi untuk merubah, atau menghilangkan bangunan yang berisiko tersebut agar ketika terjadi hal yang tidak diinginkan dapat menguruangi risiko.

Posted in Berita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *