ARM Melibatkan Warga Lokal Dalam Merespon Paska Banjir Majalaya

Tim ERU Association of Resiliency Movement (ARM) yang berangkat dari Jogjakarta menuju Majalaya pada tanggal 28 Februari 2018 pukul 17.45 WIB , tiba di Majalaya pada tanggal 1 Maret 2018 pukul 07.00, dengan membawa program antara lain assessment, distribusi bantuan, emergency response dan well cleaning.

Sekira pukul 12.00 WIB 2 (dua) orang anggota tim ERU ARM melakukan orientasi lapangan sekaligus assessment dengan berdialog ke warga yang ada di RW.12 Rancabali, Majalaya, termasuk juga dengan para tokoh masyarakat seperti ketua RT, RW dan tokoh lainnya berkaitan dengan kejadian yang banker melanda Majalaya.

Tim ERU ARM dalam gambar Andy Reza (baju biru menghadap kamera) sedang rapat koordinasi dengan relawan lokal dan juga masyarakat untuk merencanakan operasi paska banjir Majalaya

Malam hari sekira pukul 20.00 WIB tim ERU ARM menyelenggarakan koordinasi dengan relawan lokal dan masyarakat RW 12 Rancabali. Yang cukup menarik relawan lokal terdiri dari siswa sekolah, mahasiswa, mapala dan komunitas yang ada di wilayah tersebut.

Hasil dari rapat koordinasi tersebut diperoleh kesepakatan antara lain :

  1. Besok pagi 2 Maret 2018 pukul 07.30 akan dilaksanakan operasi bersih sumur (well cleaning).
  2. Pendistribusian barang bantuan.
  3. Untuk jumlah sumur yang akan di bersihkan didapat data sejumlah 40 sumur dengan rerata kedalam sumur paling dalam adalah 20 meter

Kami membuka donasi untuk bantuan korban banjir di Majalaya, Bandung, bantuan dapat di salurkan melalui rekening 0380478459, BNI Syariah Cab. Yogyakarta a/n Andy reza QQ ARM.

Informasi lebih lanjut terkait Respon Paska Banjir Majalaya Bandung,  dapat menghubungi : Anggun Gunadi (media relation officer ARM) di 08121528778

Posted in Berita and tagged , , , , , .

Leave a Reply

Your email address will not be published.